Fokuscilacap.com, Cilacap – Aliansi Mahasiswa Cilacap (AMC) menggelar aksi unjuk rasa di depan gedung Kejaksaan Negeri Cilacap Jum’at, (21/10/2016) mereka menuntut kejaksaan negeri Cilacap untuk mengusut tuntas dugaan tindak pidana korupsi yang dilakukan oleh bupati Cilacap, Tatto Suwarto Pamuji.

“Kejari seharusnya lebih teliti dalam mengusut kasus dugaan korupsi yang meliputi rumah tahfidz di desa Bantarpanjang, kecamatan Cimanggu, Cilacap. Karena Kejari menutup kasus ini tanpa adanya tindak lanjut, padahal banyak sekali kejanggalan dalam kasus ini, dan masyarakat perlu bijak dalam memilih pemimpin Cilacap ke depan terkait dengan track recordnya,” Saefurohim selaku kordinator lapangan aksi.

Aksi di depan kantor Kejari Cilacap berlangsung selama satu jam. Diisi dengan orasi bergantian oleh massa aksi.

“Kejari Cilacap sudah melakukan investigasi terkait kasus tersebut, tapi tidak ditemukan adanya pelanggaran proses penyerahan hibah 1,3 M kepada rumah tahfidz Al Huda,” kata Arif Abdillah, Kasie Intel Kejari Cilacap, yang ditemui setelah aksi berlangsung.

Ditanya mengenai muatan politis dari aksi ini, Arif mengelak untuk menanggapi. Pada dasarnya saya hanya tahu dari Kasie intel sebelum saya, kasus ini tidak ada temuan.

Pada saat orasi salah seorang mahasiswa menyuarakan “Sebelumnya kasus ini mengemuka pada tahun 2014, dimana terjadi kejanggalan aliran dana bantuan hibah untuk rumah tahfidz yang berukuran kecil. Karena, ada beberapa nama seperti Ahmad Khambali yang dicatut namanya sebagai penasehat rumah tahfidz Al Huda, kejanggalan lain adalah dengan dikembalikannya dana bantuan hibah ke kas daerah sebanyak 400 juta. Yang dimungkinkan memang kebutuhan peruntukan bantuan untuk rumah tahfidz yang baru saja berdiri tidak sebanyak dan sefantastis yang dianggarkan. Sangat berbanding jauh dan kontras dengan puluhan pesantren dan sekolah yang bangunannya hampir roboh di Cilacap, sangat jarang mendapatkan bantuan dari APBD Cilacap. Bila mendapat bantuan pun hanya sebatas acara-acara seremonial tertentu,” ujar orasi seorang mahasiswa. (pri/fkc)