Fokuscilacap.com, Kesugihan – Aksi pencurian ternak kini mulai meresahkan warga, pasalnya berdasarkan informasi dari masyarakat setempat, dalam kurun tiga minggu, tercatat sudah delapan kambing milik warga Desa Kalisabuk, Kesugihan dan Crungkung Adipala hilang di gondol maling.

Pencurian kambing yang terjadi di tiga Kecamatan, Kabupaten Cilacap telah membuat gusar para peternak kambing seperti di Desa Kalisabuk empat kambing hilang, Desa Kesugihan dua Kambing dan Desa Crungkung Adipala dua kambing. Hal itu dibenarkan kesaksian Suyatno, warga Desa Glempang Pasir, Kecamatan Adipala, Cilacap.

Seperti dikutip Halloapakabar.com, menurut Suyatno dalam kesaksiannya menyebutkan, bahwa para pencuri berhasil mengambil dua kambing miliknya di waktu malam jelang pagi hari antara jam dua dan tiga pagi, para pencuri kambing dalam aksinya menggunakan kendaraan Toyota Avanza.

“Biasanya gerombolan maling melakukan pencurian pada malam dini hari sekitar pukul tiga, dengan berkendaran Mobil Avanza. Karena kata tetangga saya ibu Rahma mobil avanza tersebut adalah travel yang biasa di sewa warga untuk ke Jakarta. Namun pas saya lihat kandang kambing, kondisi kandang sudah dalam keadaaan rusak. Padahal posisi rumah saya juga tidak jauh dari lokasi kejadian,” ungkap Suyatno kepada Fokuscilacap.com di lokasi kejadian, Senin (18/1).

Bahkan Suyatno merasa khawatir, aksi pencurian tersebut bila di diamkan akan meluas ke wilayah desa lainnya yang ada di Kabupaten Cilacap. Apalagi kejadian maling kambing menggunakan kendaraan bukan hanya terjadi di Desa Crungkung saja, tapi juga dialami sejumlah warga desa lain.

“Kali ini Desa Glempang Pasir Adipala yang menjadi sasaran pencurian kambing, besok desa mana lagi???. Di khawatirkan bisa meluas ke daerah lain, kalau aparat tidak cepat bertindak. Karena hal itu sudah terbukti beberapa pekan yang lalu, kejadian yang sama selalu terulang,” ujarnya.

Suyatno minta pihak Kepala desa Melaporkan ke polisi Adipala agar sindikat pencurian seperti itu segera tertangkap, karena telah meresahkan masyarakat sekitar. “Kita berharap kasus pencurian ini segera tertangkap pelakunya, agar ada efek kapok terhadap para pencuri lain yang sedang meraja lela,” pintanya.

Menanggapi hal itu, Kepala desa Kesugihan, Muhtar mengungkapkan, bahwa sejauh ini pihaknya belum menerima laporan dari salah satu warga yang ternaknya hilang. Namun pihak polsek setempat baru mendengar informasi dari beberapa warga yang kehilangan hewan ternak Kambing.

“Memang benar marak terjadi pencurian ternak, kepolisian masih melakukan penyelidikan untuk mengungkap siapa pelakunya. Masyarakat yang memiliki hewan ternak diminta untuk ikut meningkatkan pengamanan di wilayahnya,” kata Muhtar saat dihubungi Focuscilacap.com.

Muhtar juga menghimbau warganya, agar para peternak kambing dijaga dan tidak dibiarkan berkeliaran begitu saja, karena akan mudah sekali untuk dicuri. “Kita akan berupaya semaksimal mungkin mencari sindikat pencurian tersebut, agar tidak meresahkan warga sekitar, di samping itu kita juga akan minta kepala desa yang lain agar mengintruksikan pada warganya supaya lebih waspada terhadap pencurian kambing ternak,” ungkapnya. (man/fkc)