Fokuscilacap.com, Kesugihan – Seorang pria yang belakangan diketahui bernama Sandra Winata (23) memanjat tower Saluran Udara Tegangan Ekstra Tinggi (Sutet) yang memiliki ketinggian 70 meter di Desa Kesugihan Kidul, Kecamatan Kesugihan, Kabupaten Cilacap pada Sabtu, (1/7/2017).

Menurut seorang saksi mata, Sugeng (40) warga Kesugihan, sekira pukul 09.00 WIB, ia sedang berjalan ke sawah kemudian melihat ada seseorang yang sedang memanjat tower sutet dengan posisi sudah di tengah tengah tower, kemudian Sugeng meminta kepada orang tersebut untuk turun dari tower namun tidak dihiraukan malahan nambah naik ke atas tower. “Sebetulnya sudah saya bujuk untuk turun, tapi malah naik tambah tinggi,” ujar Sugeng kepada fokuscilacap.com.

Kemudian Sugeng memberi info kepada Ari (21) yang sedang melintas di jalan Serayu Raya dan selang beberapa menit kemudian di susul anggota polsek kesugihan beserta tim inafis, basarnas, koramil 06 kesugihan dan puskesmas kesugihan 1, merapat ke lokasi kejadian berusaha membujuk korban.

Diduga lelaki tersebut mencoba mengakhiri hidupnya dengan cara melompat dari tower tersebut. Di sela sela kesibukannya melaksanakan pengaturan Lalulintas arus balik ops Ramadnia 2017 Kapolsek Kesugihan AKP Asep Kusnadi yang diwawancarai fokuscilacap.com mengatakan, “saya beserta 8 anggota langsung turun ke TKP setelah mendapat laporan dari warga masyarakat,” ujar AKP Asep.

Selama hampir 4 jam Kapolsek Kesugihan beserta anggota, tim inafis Polres Cilacap, Basarnas Kabupaten Cilacap membujuk yang bersangkutan untuk turun. Hingga pada akhirnya membuahkan hasil. Dan percobaan bunuh diri bisa digagalkan. Warga pun menyambut keberhasilan dan kesigapan anggota polsek Kesugihan dan tim dengan gegap gempita.

“Alhamdulillah kami berhasil membujuk yang bersangkutan untuk turun, kemudian kami bawa ke Puskesmas Kesugihan untuk mendapat perawatan medis,” tambah Asep.

Menurut pengakuan yang didapat saat Kapolsek Kesugihan melakukan interogasi.
Sandra winata adalah warga Desa Blambangan Rt 02 Rw 05 Kecamatan Kue Ronjang, Oku Selatan, Sumatera Selatan, ia tidak memiliki saudara di Cilacap untuk selanjutnya yang bersangkutan sudah diserahkan ke Dinsos Kabupaten Cilacap untuk dipulangkan ke daerah asalnya atau dibina. (pri/fkc)