Fokuscilacap.com, Cilacap – Forkompimda Kabupaten Cilacap melakukan sidak ke sejumlah pasar di Kabupaten Cilacap, hal ini sebagai upaya menjaga stabilitas harga kebutuhan pokok menjelang Ramadhan 1438 H , Jum’at (26/5/2017).

Hal ini dilakukan guna mengantisipasi terjadinya lonjakan harga yang yang tidak wajar menjelang datangnya bulan suci ramadhan dan hari raya Idul Fitri, serta memonitor dan mengevaluasi pasokan sembako yang ada di wilayah Kabupaten Cilacap agar stok barang kebutuhan pada saat bulan suci ramadhan dan hari raya Idul Fitri terpenuhi.

Menurut Dandim 0703/Cilacap Letkol Inf. Ferdial Lubis, MPICT, Menyikapi situasi pasar, ia bersama Bupati Cilacap, Kapolres Cilacap, Dan Lanal Cilacap serta beberapa pejabat terkait lainnya mengadakan sidak ke beberapa pasar yang ada di Kabupaten Cilacap guna mengantisipasi lonjakan harga yang sangat tinggi menjelang bulan ramadhan.” Kami siap membantu pihak kepolisian dalam rangka menjaga kestabilan harga serta meminimalisir terjadinya upaya-upaya penimbunan sembako baik menjelang, saat maupun pada hari raya Idul Fitri.” ungkap Dandim Cilacap Letkol Inf. Ferdial Lubis, MPICT.

Hal tersebut juga dikatakan Bupati Cilacap H. Tatto Suwarto Pamuji usai mengadakan sidak ke Pasar Tanjung dan Pasar Pelem Gading. Menurutnya, Harga di pasaran menjelang bulan suci ramadhan pada dasarnya masih stabil dan hal ini yang diharapkan oleh Pemerintah Daerah Kabupaten Cilacap. Namun demikian tiap minggu kita akan terus memantau pasar.

” Apabila ada kenaikan yang tidak wajar, saya bersama Kapolres Cilacap, Dandim serta Dan Lanal Cilacap akan turun langsung ke pasar serta selalu memonitor stok pasokan baik saat bulan ramadhan maupun saat hari raya Idul fitri dan akan terus berlangsung hingga tahun baru. Ini akan saya laporkan selalu ke Provinsi,” jelas Tatto.

Untuk mengantisipasi penimbunan sembako, Kapolres Cilacap AKBP Yudho Hermanto, SIK telah menindak lanjuti hasil vidio conference Kapolri, Kementerian Dalam Negeri, Kementeruan Pertanian serta Kementerian Perindustria dan Perdagangan bahwa sudah dibentuk Satgas Anti Penimbunan Pangan khususnya harga-harga menjelang ramadhan dan hari raya idul fitri.

” Kami bersama Bupati Cilacap sudah membentuk Satgas Anti Mafia Pangan ditingkat Kabupaten Cilacap. Dan kemarin kita sudah melaksanakan kegiatan operasi pasar serta operasi penindakan terhadap upaya-upaya penimbunan sembako, seperti yang dilaksanakan di Kecamatan Kroya yaitu adanya penimbunan bawang putih sebanyak 10 ton lebih dan ini sudah kami tindaklanjuti,” tutur Kapolres Cilacap.

Harapannya, Tim Satgas yang terdiri dari Kepolisian, Pemda Cilacap, Dinas Perindagkop Cilacap serta Dinas Pertanian Kabupaten Cilacap dibantu oleh para Babinsa dan Babinkamtibmas untuk senantiasa memantau perkembangan harga di pasar.

Serta tindakan – tindakan penimbunan sembako sehingga baik menjelang atau saat bulan ramadhan maupun hari raya idul fitri tidak ada pelonjakan harga yang signifikan yang akan memberatkan khususnya bagi warga Kabupaten Cilacap.

Selain itu, usai mengadakan sidak ke pasar-pasar, segenap pejabat Forkompimda Kabupaten Cilacap serta para unsur terkait lainnya mengecek langsung stok beras yang ada di Bulog Gumilir Kecamatan Cilacap Utara. (ags/fkc)