Fokuscilacap.com, Cilacap – Setelah lama menjalani perawatan di Rumah Sakit Geriyatri Purwokerto, pengasuh Pondok Pesantren Al-Ihya Ulumaddin Kesugihan Cilacap yang juga Ulama besar KH Chasbullah Badawi wafat. Kabar wafatnya Ulama yang salah satunya gemar mengkaji kitab Ihya Ulumiddin karya Imam Ghozali tersebut tersebar di dunia maya.

Kabar duka itu juga di unggah di akun face book resmi milik Pondok Pesantren Al-Ihya Ulumaddin Kesugihan Cilacap. “Innalillahi wa inna ilaihi rojiun. Romo chasbullah badawi sampun di timbali dateng ngarsanipun Allah SWT jam 19.10. Nyuwun doanipun mugi-mugi amal ibadahe beliau di terima disisi alloh.”

Banyak Netizen yang mengucapkan bela sungkawa melalui akun face book dan tweeter. Bupati Cilacap juga mengucapkan bela sungkawa melalui akun twiternya @tattoSpamuji
“Turut berduka cita& belasungkawa atas wafatnya KH Chasbulloh Badawi BA, Pengasuh PP. Al Ihya Ulumaddin Kesugihan Senin,5/06/17 pkl 19.20 WIB,”

Berita duka tersebut juga sampai ke pengurus NU pusat. Melaui surat perintah tertanggal 5 Juni 2017, Pengurus Besar Nahdatul Ulama (NU) memerintahkan untuk sholat Ghoib.

Surat Dengan Nomor 1381/B.IV.7/6/2017 Perihal Intruksi Sholat Goib Ditujukan kepada Pengurus Wilayah Nahdatul Ulama, Pengurus Cabang Nahdatul Ulama, Pengurus Lembaga Nahdatul Ulama dan Pengurus Badan Otonomi Nahdatul Ulama Se-Indonesia.

Surat tersebut ditanda tangani langsung petinggi PBNU diantaranya oleh Rais Aam DR. KH Ma’ruf Amin, Khotib Aam KH. Yahya Cholil Staquf, Ketua Umum PBNU Prof. Dr. KH Said Aqil Siroj, MA dan Sekertaris Jendral Ir H. A. Helmy Faishal Zaini.

Isi surat tersebut diataranya, Mustasyar Pengurus Besar Nahdatul Ulama Periode 2015 – 2020 menyampaikan duka cita atas wafatnya KH Chasbullah Badawi. Selain mengintruksikan untuk sholat Ghoib, dalam surat tersebut PBNU juga mengintruksikan untuk melakukan tahlil. (ags/fkc)