Fokuscilacap.com, Cilacap – Situasi politik internal Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Cilacap kian mengerucut dalam menentukan calonnya untuk bertarung di Pilkada Cilacap 2017 mendatang. Hal itu terkait dengan makin dekatnya pelaksanaan Jadwal, Waktu dan Tahapan Pilkada yang kini makin memanas.

Pimpinan Anak Cabang Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) se Kabupaten Cilacap telah sepakat mendukung Kader PKB, Moh. Taufiq Hidayatulloh, S.Ag., untuk mendapatkan rekomendasi DPP PKB, kini para Pengurus Anak Cabang (PAC) terus merapatkan barisan. Setelah sebelumnya puluhan PAC menyatakan dukungan tertulisnya.

Sesuai coppy data dukungan PAC terhadap Taufiq yang diterima Halloapakabar.com, setidaknya ada 20 dari 24 PAC yang secara resmi telah membubuhkan tanda tangan dan stempel dukungan serta surat tersebut telah dikirimkan ke DPP maupun DPW PKB Jawa Tengah.

Untuk memastikan kekompakan, pada Rabu (18/05) kemarin, puluhan PAC PKB yang tergabung dalam Forum PAC Untuk Pilkada Cilacap 2017, kembali berkumpul dan berbaiat setia untuk mengawal Taufiq Hidayatulloh hingga mendapatkan Rekomendasi Pencalonan dari DPP PKB.

Ketua PAC PKB Binangun, Haryadi mengatakan, dukungan PAC PKB se Kabupaten Cilacap kepada Taufiq Hidayatulloh adalah murni atas dasar kesamaan idieologi sebagai Kader PKB. Untuk itu, kini saatnya suara PAC didengar oleh DPC, DPW dan DPP.

“Kami teguhkan komitmen bahwa Rekomendasi Pencalonan PKB harus diberikan kepada kader asli yang turut membesarkan PKB. Kalau ada pihak luar yang bukan kader, berusaha bermain di bawah tangan, dengan suap atau money politik, akan kami lawan dengan soliditas PAC.” tegas Haryadi kepada Fokuscilacap.com, di Cilacap, Kamis (19/5)

Selain itu, Haryadi juga mengungkapkan, bahwa jelang Pilkada Cilacap 2017 ada sinyal indikasi DPC PKB Cilacap sedang memainkan tarian politik yang kurang sehat. Sebab sampai saat ini seluruh pengurus PAC tidak pernah dilibatkan untuk rapat dan urun rembug soal Pilkada.

“Kami menangkap ada indikasi, DPC sedang mempermainkan kami. Sampai detik ini, tidak pernah kami diajak rembugan Pilkada, dan seperti Pilkada sebelumnya, kami hanya dijadikan komoditas oleh DPC,” tandasnya.

Bahkan Haryadi menilai, DPC PKB telah bermanuver dengan sendirinya. Karena kehadiran PAC sudah tidak di anggap. Untuk itu, pihaknya mewanti-wanti DPC untuk tidak bermain-main dalam soal dukung mendukung di pilkada Cilacap. Apalagi, peranan politik pilkada di jadikan ajang permainan dengan mengatasnamakan PKB kepada pihak lain, hanya untuk keuntungan dan kepentingan sendiri.

“Kami adalah kader yang mempunyai legitimasi sebagai pengurus dan di SK kan secara Legal. Kalau DPC mau main sendiri. Bersiaplah berhadapan dengan 20 PAC. Apalagi memberi peluang orang luar PKB. Itu adalah bukti DPC mempermaikan partai yang kami cintai. Bila semua itu di lakukan, maka kami tidak segan-segan akan melakukan mosi tidak percaya dan menggalang dukungan untuk mengganti para pengurus DPC secepatnya. Selain itu kami juga akan menggeruduk DPC dan DPW, untuk meminta tanggung jawabnya,” pungkas Haryadi. (drw/fkc)