Fokuscilacap.com, Cilacap – Dewan Pimpinan Cabang Partai Kebangkitan Bangsa Kabupaten Cilacap kini harus berhadapan dengan internalnya sendiri jelang Pilkada 2017. PKB dituding melakukan manuver politik di pilkada dengan mengusung calon lain di luar internal PKB tanpa melibatkan 24 Pimpinan Anak Cabang.

Ketua PAC PKB Binangun, Haryadi mengatakan, bahwa jelang Pilkada Cilacap 2017 ada sinyal indikasi DPC PKB Cilacap sedang memainkan tarian politik yang kurang sehat. Sebab sampai saat ini seluruh pengurus PAC tidak pernah dilibatkan untuk rapat dan urun rembug soal Pilkada.

“Kami menangkap ada indikasi, DPC sedang mempermainkan kami. Sampai detik ini, tidak pernah kami diajak rembugan Pilkada, dan seperti Pilkada sebelumnya, kami hanya dijadikan komoditas oleh DPC,” tandasnya, seperti dikutip Halloapakabar.com, Kamis (19/5)

Bahkan Haryadi menilai, DPC PKB telah bermanuver dengan sendirinya. Karena kehadiran PAC sudah tidak di anggap. Untuk itu, pihaknya mewanti-wanti DPC untuk tidak bermain-main dalam soal dukung mendukung di pilkada Cilacap. Apalagi, peranan politik pilkada di jadikan ajang permainan dengan mengatasnamakan PKB kepada pihak lain, hanya untuk keuntungan dan kepentingan sendiri.

“Kami adalah kader yang mempunyai legitimasi sebagai pengurus dan di SK kan secara Legal. Kalau DPC mau main sendiri. Bersiaplah berhadapan dengan 20 PAC. Apalagi memberi peluang orang luar PKB. Itu adalah bukti DPC mempermaikan partai yang kami cintai. Bila semua itu di lakukan, maka kami tidak segan-segan akan melakukan mosi tidak percaya dan menggalang dukungan untuk mengganti para pengurus DPC secepatnya,” jelas Haryadi.

Selain itu pihaknya juga akan  menggeruduk DPC dan DPW, untuk meminta tanggungjawabnya. Karena beberapa PAC, tidak menerima keputusan apapun dan dianggapnya sebagai tindakan manuver politik yang tak beretika. Manuver politik yang dilakukan DPC PKB menjelang bursa kepala daerah selain dinilai tidak memiliki etika politik juga dianggap tidak menghormati mekanisme partai secara strukturalisasi.

Etika politik PKB juga berdampak pada kebingungan di tingkat arus bawah, hal itu juga dinilainya sebagai bentuk pembodohan publik dan tidak memiliki tata krama. “Kami harap agar semua pihak bisa menghormati mekanisme internal partai. DPC harus bisa menahan diri melakukan klaim-klaim sepihak. Kita harus tunggu dan perjuangan keputusan DPP jika nanti memang benar telah ditetapkan, asal sesuai mekanisme,” ucapnya.

Bahkan para Ketua PAC menyayangkan sikap DPC yang melakukan pembiaran dan terkesan menjual partai. Padahal manuver yang menyalahi mekanisme dan merongrong kewibawaan partai berlambang bintang sembilan itu sangat berbahaya.

“Kami juga mengecam adanya upaya mengekspolitasi PKB untuk kepentingan individual, apalagi jika ada arahan kepada Calon-Calon tertentu jelang Pilkada untuk membuat bargaining dengan peserta penjaringan di PKB. Maka kewibawaan partai akan hancur, jangan jadikan ajang ini untuk ngarit,” tegasnya.

Lebih jauh PAC PKB se Cilacap juga menuntut DPC bersikap tegas menegakkan wibawa partai dari upaya-upaya pelanggaran mekanisme partai yang berpotensi menimbulkan situasi yang tidak kondusif. “DPC Harus menghentikan sikap, arahan, intruksi baik secara organisasi maupun perorangan yang dapat ditafsirkan menurunkan harkat dan martabat partai. Bersifat intimidatif dan sabotase terhadap kepentingan pemenangan calon yertentu untuk Pemilukada Cilacap 2017,” tutupnya. (drw/fkc)