Fokuscilacap.com, Patimuan – Pemerintah desa Patimuan menggelar tasyakuran dan pemberian nama pasar desa Patimuan dengan nama “Pasar Desa Pancasila”. Tasyakuran yang digelar di halaman pasar, Senin (15/5/2017) siang, dihadiri Anggota DPR RI, Budiman Sudjatmiko, Bupati Cilacap Tatto Suwarto Pamuji, sejumlah pejabat dijajaran Pemkab Cilacap, para pedagang dan undangan lain.

Dihimpun dari Jaringan Informasi Publik Cilacap (JIPC) Kepala Desa Patimuan Icuk Sugiarto dalam sambutannya menyampaikan, menurut sejarah desa Patimuan terbentuk sejak 1901, jauh sebelum Indonesia merdeka. Setelah itu baru pada 1905, pasar desa Patimuan mulai menunjukan aktifitas perdagangan kala itu.

“Dari sejak berdiri, baru pada tahun 2015, pasar desa Patimuan dipugar dan dibangun kembali dengan dana yang berasal dari swadaya para pedagang. Dan sejak itu perkembangan pasar desa, mulai menunjukan kemajuan yang cukup signifikan, apalagi sekarang pengelolaan pasar dilakukan oleh BUMdes sebagai kekayaan desa yang dipisahkan,” paparnya.

Pembangunan pasar desa Pancasila, lanjut Icuk, secara keseluruhan menelan biaya sebesar Rp. 7,5 milyar dengan 324 lokal, 164 kios dengan jumlah pedagang seluruhnya mencapai 550 orang.

“Pembangunan pasar desa ini merupakan murni dari swadaya para pedagang, yang terdiri dari untuk pedagang yang menempati los sebesar Rp. 10,5 juta, pedagang yang menempati kios bervariasi mulai dari 50 juta, 60 juta, dan hingga 75 juta per lokalnya,” jelas Icuk.

Bupati Cilacap Tatto Suwarto Pamuji dalam kesempatan tersebut menyampaikan, pasar merupakan salah satu sarana umum yang sangat penting, guna mendukung kegiatan perekonomian masyarakat.

“Dengan bangunan pasar desa yang representatif diharapkan akan berdampak pada penataan yang semakin baik sehingga mampu menampung lebih banyak pedagang, sehingga transaksi jual beli menjadi semakin lancar,” jelas Tatto.

Tatto menambahkan, hal ini tentunya akan membuat para pembeli menjadi semakin nyaman dan pada akhirnya akan semakin meningkatkan laju pertumbuhan perekonomian masyarakat, serta meningkatkan kesejahteraan pedagang dan masyarakat Patimuan.

“Keberadaan Pasar Desa Pancasila Patimuan yang dikelola melalui BUMDES, diharapkan dapat menjadi contoh, bagi desa-desa yang lain di Kabupaten Cilacap dalam rangka meningkatkan kesejahteraan masyarakat,” jelasnya

Anggota DPR RI Budiman Sujatmiko dalam kesempatan yang sama mengatakan, Indonesia sebagai negara yang berdasarkan Pancasila, akan tetap berdiri dengan kokoh, ketika pembinaan kebangsaan itu terus dilakukan mulai dari desa-desa di seluruh tanah air.

Ketika desa-desa di Indonesia yang jumlah mencapai 73 ribu lebih, lanjut Budiman, dibangun dan diberdayakan salah satunya melalui peranan BUMDES, maka desa-desa tersebut akan tumbuh dan berkembang menjadi desa yang mandiri.

Menurut Budiman, terbangunnya pasar desa Pancasila desa Patimuan merupakan wujud dari adanya kewenangan yang diberikan kepada desa untuk membangun wilayah dan masyarakatnya sesuai dengan Undang-Undang Desa. (ags/fkc)