Fokuscilacap.com, Karangpucung – Perbaikan jalan ke arah desa Ciruyung Kecamatan Karangpucung Kabupaten Cilacap sekarang sudah mulai dikerjakan.

Perbaikan jalan tersebut dalam papan kegiatannya tertulis dengan judul Peningkatan Jalan Bengbulang – Ciruyung Kecamatan Karangpucung. Dengan waktu pelaksanaan 120 hari kalender dengan nomor SPK/SPMK 602.2/22.05-I/BM.18.91/17 Tanggal 22 Mei 2017.

Dana yang digunakan untuk pekerjaan tersebut dengan mengalokasikan anggaran dari APBD melalui Dinas Pekerjaan Umum Dan Penataan Ruang (PUPR) Kabupaten Cilacap sejumlah Rp.704.689.000,- ( Tujuhratus empat juta enamratus delapanpuluh sembilan ribu rupiah ).

Jalan kabupaten yang masih masuk wilayah desa Bengbulang tersebut dikerjakan oleh CV. ABDI NEGARA yang beralamat di Majenang Kabupaten Cilacap sebagai rekanan dari dinas terkait.

Menurut Supri, pelaksana dari CV. ABDI NEGARA, pengerjaan yang akan dilakukan nantinya dibagi menjadi beberapa klasifikasi, diantaranya pengaspalan sepanjang 1.078 meter, gorong-gorong plat, turap dan dimungkinkan pengerjaan drinase.

“Kami sebagai orang lapangan akan melaksanakan dengan baik pekerjaan yang sudah menjadi tanggungjawab kami,” ujar Supri.

Sementara itu menurut kepala desa Ciruyung Paryono, pengerjaan jalan yang nantinya lebih dominan digunakan warganya itu diharapkan dikerjakan dengan sesuai perencanaan yang ada.

“Meskipun jalan ini tidak masuk ke wilayah desa kami, jalan ini kan jalan yang nantinya akan lebih sering digunakan oleh masyarakat desa Ciruyung, jadi kami berharap pengerjaan dilakukan dengan baik agar tidak cepat rusak,” jelas Paryono, Jum’at, (7/7/2017).

Selain itu, pengaspalan yang di kerjakan diharapkan sesuai dengan harapan masyarakat. “Ketika pengerjaan pengaspalan sesuai dengan perencanaan, pastinya hasilnya juga baik dan tidak mengecewakan masyarakat,” ungkapnya.

Itu diungkapkan Paryono bukan tanpa dasar, karena tidak jarang pekerjaan infrastruktur yang ada di desa-desa terutama di desanya pemanfaatannya relatif singkat, selain itu sebagai kepala desa juga mempunyai wewenang untuk melakukan pengawasan.

“Sebagai kepala desa kami mempunyai wewenang untuk melakukan pengawasan, karena nantinya masyarakat kami yang akan menggunakan hasil dari pekerjaan itu,” ungkapnya.

Selain kepala desa, lanjut Paryono, masyarakat boleh ikut mengawasi. “Jika ada pengerjaan proyek, selain kepala desa, masyarakat juga mempunyai hak untuk melakukan pengawasan,” pungkasnya. (gus/fkc)