Fokuscilacap.com, Majenang – Polres Cilacap bergerak usut dugaan korupsi dana bansos yang dikucurkan Pemprov Jateng untuk rehab Rumah Tidak Layak Huni (RTLH) tahun anggaran 2016 di Desa Pahonjean Kecamatan Majenang.

Dari informasi yang dihimpun fokuscilacap.com, Rabu, (18/5/2017) Pihak Polres Cilacap sudah mendapat informasi terkait hal tersebut. Surat panggilan terhadap sejumlah pihak yang terkait sudah disiapkan.

Seperti yang dikutip harian pagi Satelitpost, AKBP Yudo Hermanto SIK melalui Kasat Reskrim AKP Agus Supriyadi, SH, SIK mengatakan secepatnya akan dilakukan pemanggilan.”Secepatnya akan kita panggil pihak-pihak yang terlibat maupun mengetahui seputar dana Bansos ini. Kita akan selidiki kasus ini. Kita juga sudah menyiapkan petugas yang akan terjun ke lapangan untuk mengumpulkan data,” katanya.

Selain itu, penyidik juga tidak akan segan – segan untuk menetapkan tersangka bagi siapa saja yang terbukti menerima aliran dana itu.

“Dari informasi awal yang kita peroleh, dugaan korupsinya cukup besar. Sebab dari anggaran Rp. 600 juta yang dikucurkan, ada uang ratusan juta yang menguap dan dinikmati oleh segelintir oknum yang berurusan dengan dana basos itu,” terangnya. (ags/fkc)