Oleh : M. Nahdiyyin

PADA Pilkada Cilacap Tahun 2012 posisi Fran Lukman terjepit karena dikeroyok oleh Tato dan Tofik.

Sekarang menjadi terbalik Tato Tofik pecah dan Fran dalam posisi yg diuntungkan dalam situasi seperti ini.

Menjadi unik dan menarik ketika Tato Tofik berhadap hadapan, dan itu tidak sekedar terjadi perang antara paman dan ponakan, tetapi melibatkan institusi ormas besar Nahdlatul Ulama.

Ada dua pertanyaan, pertama. Apakah perang saudara ini memang murni karena faktor kemauan dan ambisi paman ponakan, atau Kedua, apakah perang saudara ini karena faktor adu domba pihak ketiga dalam hal ini Fran Lukman dengan senjata devide et imperanya.

Apa pun kondisinya, ini menjadi hal yang harus kita sikapi bersama. Kenapa, yaitu tadi, ini tidak hanya perang antara paman ponakan tp melibatkan perpecahan di dalam keluarga besar NU.

Khususnya anak muda NU pasti akan menghadapi situasi yg simalakama. Harus ikut komando dan perintah yang mana, siapa yg akan menjadi patokan rujukan pegangan dan gandulan.

Jika jalan keluarnya adalah NU diam tidak ke mana mana tetapi ada di mana mana situasi seperti inilah yg memang dikehendaki pihak yg berkepentingan.

Dan jika tidak ada perubahan sikap dan strategi lain kecuali bagi rata suara, maka selamanya NU akan biasa biasa saja.

Nama besar kekuatan lemah, menjadi imam besar mushola kecil…..!!!

M. Nahdiyyin, adalah Aktifis Sosial Cilacap.