Fokuscilacap.com, Cilacap – RSUD Cilacap saat ini terus berbenah, menyusul diraihnya akreditasi Paripurna pada akhir 2016 lalu. Pembenahan tidak hanya dilakukan pada peningkatan fasilitas prasarana penunjang, tetapi juga kelengkapan formasi SDM yang dibutuhkan.

Diinfiormasikan Humas Pemda Cilacap, Wakil Direktur Umum dan Keuangan RSUD Cilacap, Awaluddin Muri menjelaskan, secara umum kebutuhan dokter spesialis di RSUD Cilacap hampir memenuhi standar. Adapun kekurangan yang ada hanya pada jumlah tenaga sub spesialis, yakni urologi, laboratorium, dan pathologi anatomi.”Secara umum berdasrkan status RSUD Cilacap yang type B non pendidikan, dokter spesialis kita hampir lengkap. Kekurangan hanya pada sub spesialis,” katanya.

Dijelaskan saat ini RSUD Cilacap telah memiliki sekitar 22 dokter spesialis. Yakni 2 dokter spesialis anak, 3 dokter bedah, 4 dokter spesialis obgyn atau kandungan, 2 dokter spesialis orthopedi, 2 dokter mata, dan 1 dokter THT.

Kemudian 2 dokter anestesi, 1 dokter paru, dan 1 dokter jiwa, 3 dokter spesialis penyakit dalam, 1 dokter pathologi klinik, 1 dokter syaraf, 1 dokter radiologi, 1 dokter kulit dan kelamin, 1 dokter spesialis gigi. Kebutuhan tenaga tersebut perlu segera dipenuhi, guna meningkatkan pelayanan. “Mudah-mudahan nanti dokter spesialis jantung sudah bisa masuk, saat Jantung Center dibuka. Dokter spesialis Urologi juga sekarang sedang menjalani kredensial oleh Tim Komite Medis,” tambahnya.

Sementara itu, dalam rangka menciptakan rumah sakit yang bersih menuju pada Safe Hospital, pihaknya juga telah dibentuk Satgas Anti Rokok dan satgas Anak sehat dilarang masuk rumah sakit.

Layanan RSUD Cilacap juga makin lengkap dengan dibangunnya stroke center, jantung center, dan paru center. Fasilitas ini nantinya akan menjadi pusat rujukan bagi masyarakat di wilayah jateng selatan. (gus/fkc)