Fokuscilacap.com, Cilacap – Dinas Perdagangan Koperasi dan UKM Kaabupaten Cilacap memastikan, kuota gas elpiji 3 kilogram untuk Kabupaten Cilacap selama Ramadhan hingga Lebaran mendatang aman.

Seperti di informasikan melalui wabsite resmi pemerintah daerah Kabupaten Cilacap, Kepastian ini disampaikan oleh Kepala Dindagkop UKM Cilacap Dian Arinda Murni, berdasarkan informasi dari Pertamina dan Hiswana Migas wilayah Banyumas. Dian menjelaskan, tahun ini Cilacap memperoleh kuota gas melon sebanyak 15.255.900 tabung.

Sementara realisasi penyaluran gas melon hingga Mei 2017 sebanyak 5.698.210 tabung, dan ketersediaan untuk bulan Juni sebanyak 1.163.720 tabung.
Menurut Dian, selama Ramadhan dan menyambut Idul Fitri 1438 Hijriyah, ada penambahan kuota fakultatif gas melon sebanyak 53.120 tabung. Sehingga kuota gas melon Cilacap untuk bulan Juni 2017 menjadi 1.216.840 tabung.

Penambahan kuota fakultatif ini dilakukan untuk menunjang kuota reguler, mengingat selama Ramadhan hingga lebaran, kebutuhan masyarakat akan gas melon meningkat. Selain itu, penambahan kuota fakultatif juga bertujuan untuk mengantisipasi terjadinya kelangkaan, serta mempermudah masyarakt untuk mendapatkan gas melon.

Saat ini harga gas melon pada tingkat agen di wilayah Cilacap sebesar Rp 14.250, dan di wilayah barat Rp 14.500. Sedangkan di paangkalan, harga gas melon berkisar antara Rp 16.000 hingga Rp 17.000 per tabung.

Melalui penambahan kuota faakultatif, penyaluran gas melon hingga Juni 2017 telah terealisasi sebanyak 6.925.050 tabung. Sehingga dari total kuota untuk tahun ini, masih ada persediaan sebanyak 8.340.850 tabung, yang diperkirakan cukup untuk memenuhi kebutuhan masyarakaat Cilacap hingga akhir tahun. (gus/fkc)