Fokuscilacap.com, Cilacap – Rapat Senat terbuka Institut Agama Islam Alghozali (IAIIG ) Cilacap, Sabtu (30/4) telah yang dilaksanakan di Gedung Aula Diklat Praja Pemkab Cilacap, Jl. Jend. Sudirman No. 12, sukses menggelar wisuda mahasiswa lulusan Strata 1 (S1).

Wajah-wajah riang dan gembira terpancar dari raut muka para wisudawan wisudawati IAIIG, termasuk orang tua yang mendampingi acara wisuda. Dengan menggunakan pakaian Toga, mereka berfoto ria baik dengan keluarga dan kerabat maupun dengan teman-temannya.

Seperti dikutip Halloapakabar.com, hal ini sangat wajar mengingat perjuangan keras mereka menempuh dan menamatkan kuliah di Kampus IAIIG. Wisuda kali ini merupakan angkatan wisuda yang ke-23 yang diselenggarakan oleh IAIIG.

Acara wisuda dimulai pada pukul 08.30 – 12.00 wib. Untuk wisuda kali ini, IAIIG meluluskan 107 wisudawan wisudawati dari terbagi dalam empat fakultas. Masing-masing Prodi Ahwal Al Syakhshiyah (AS), Komunikasi Penyiaran Islam (KPI), Pendidikan Agama Islam (PAI) & Pendidikan Guru MI (PGMI)

Dalam acara wisuda tersebut dipimpin langsung oleh Rektor IAIIG KH Drs Nasrullah, dan dihadiri oleh dekan/direktur masing-masing fakultas, tamu undangan, dan para orang tua wisudawan. Seperti halnya anaknya, Orang tua para wisudawan pun tidak mau kalah dalam momen bahagia ini.

Mereka sangat antusias mengikuti jalannya acara tersebut dan berkali-kali mengambil foto anaknya masing-masing. Ada perasaan bangga dengan apa yang didapatkan oleh anaknya.

Para wisudawan memperoleh ijazah sebagai tanda telah menamatkan kuliah di IAIIG. Dalam acara ini mereka juga melakukan sumpah wisudawan yang pada intinya adalah menjaga nama baik almamater dan berguna bagi negara ,agama dan kemanusiaan.

Dalam sambutannya, Rektor IAIIAG Mengatakan bahwa bukan berarti setelah mahasiswa lulus dari IAIIG masalah mereka telah selesai dan berakhir, melainkan mereka dihadapkan dengan permasalahan baru yang lebih menantang mereka.

“Masih banyak tugas yang harus dilaksanakan oleh para wisudawan setelah keluar dari IAIIG dengan apa yang telah mereka dapatkan setelah menempuh pendidikan Selama di Kampus. Tugas dari lulusan IAIIG adalah menyelesaikan masalah, bukan malah menambah masalah,” jelasnya.

Gus Nas Sapaan Rektor IAIIG juga menambahkan agar para wisudawan menjaga nama baik almamater kampus, selain itu beliau juga mengingatkan agar para wisudawan tidak lupa dengan jasa Orang Tua,para dosen karena dengan bimbingan dari Orang tua dan Dosen mereka bisa menempuh pendidikan di IAIIG dan lulus dari IAIIG.

Selain itu mereka juga akan dapat meraih kesuksesan yang sebenarnya jika mereka lebih menghormati dan menghargai Orang tua dan mengamalkan Ilmunya yang didapat dikampus biar Manfaat, berkah (rhm/fkc).