Fokuscilacap.com, Jakarta – Saat ini dukungan yang paling kuat dalam bursa calon Bupati Cilacap adalah Tatto S Pamuji. Elektabilitas petahana Bupati Cilacap tersebut memang masih bertengger di puncak. Tetapi bukan berarti sudah bisa dipastikan Tatto pasti menang di pilkada 2017 mendatang.

Pasalnya, kata Pengamat Sosial Politik The Indonesian Public Institute (IPI) Karyono Wibowo, dinamika politik masih akan terus berkembang. Tergantung apakah dalam perkembangannya nanti situasinya menguntungkan atau justru sebaliknya akan merugikan Tatto.

“Dalam kurun waktu yang masih tersisa kurang lebih 10 bulan ini masih memungkinkan terjadinya perubahan peta politik yang dapat mempengaruhi volatilitas atau naik turunnya dukungan terhadap para kandidat,” ungkapnya, seperti dikutip Halloapakabar.com, Kamis (21/4)

Dalam kalkulasi politik bukan seperti matematik, satu ditambah satu sama dengan dua. Pertarungan politik itu sangat dinamis. Bisa saja terjadi perubahan dukungan dalam waktu tertentu. Apalagi bila ada suatu kejadian atau peristiwa yang luar biasa (extraordinary) yang membuat citra kandidat buruk.

Kejadian luar biasa itu bisa muncul kapan saja dan menimpa siapapun kandidatnya. Misalnya, jika ditemukan fakta adanya tindak pidana kriminal yang melibatkan seorang kandidat yang tengah bertarung dalam pilkada, seperti tindak pidana korupsi yang massif, tindak pidana pelecehan seksual, program dan kebijakan kontroversial yang tidak disukai dan menuai protes dari sebagian besar masyarakat, pernyataan kontroversial yang menyinggung perasaan sebagian besar masyarakat, dsb.

Hal ini bisa membuat kepercayaan publik (pemilih) terhadap kandidat menurun jika kasus tersebut beredar luas di masyarakat dan publik meyakini kebenaran fakta tersebut. Kendati demikian, kata Karyono, tidak mudah mengubah pemilih yang fanatik (loyal voters).

Tetapi bagi pemilih yang abu-abu berpotensi besar akan terpengaruh. Maka jika seandainya peristiwa tersebut menimpa Tatto, tentu bisa membuat sebagian pemilihnya (bukan pemilih fanatik) berpindah atau bermigrasi ke kandidat lain.

Selain instrumen tersebut, masih banyak lagi instrumen lainnya yang dapat memengaruhi dukungan pemilih seperti gerakan money politik yang dilakukan secara massif dan tepat sasaran serta adanya intimidasi pemilih.  Namun demikian untuk mengetahui seberapa besar pengaruh sejumlah instrumen tersebut dalam memengaruhi perilaku pemilih perlu diuji melalui survei agar terpetakan dengan jelas dan akurat. (drw/fkc)