Fokuscilacap.com, Wanareja – Pelaksanaan pembangunan fisik TNI Manunggal Membangun Desa atau (TMMD) Sengkuyung tahap II tahun 2017 yang digelar di Desa Palugon yang menyambungkan Desa Malabar, Kecamatan Wanareja, Kabupaten Cilacap hingga kini sesuai dengan target yang diharapkan.

“Dari beberapa pelaksanaan fisik infrastruktur seperti pembuatan jalan makadam dan rehab rumah tidak layak huni, hari ini pencapaiannya sudah 80 persen. Capaian ini sesuai dengan apa yang kami perhitungkan,” ujar Danramil 16/Wanareja Kapten Inf. Tasino, Senin (24/7/2017).

TMMD Sengkuyung tahap II ini sebelumnya dibuka oleh Bupati Cilacap H. Tato Suwarto Pamuji pada 4 Juli 2017 di lapangan Desa Palugon, Kecamatan Wanareja, Kabupaten Cilacap.

Menurut Kapten Inf. Tasino, target pekerjaan fisik yang telah dicapai hingga 80 persen dalam tiga Minggu kegiatan ini, yakni pembuatan jalan makadam sepanjang 1.600 meter, kemudian rehab rumah tidak layak huni (RTLH) sebanyak 15 unit.

Kegiatan pengerjaan fisik itu diikuti 121 personel yang terdiri dari, Kodim 0703/Cilacap, TNI AL Lanal Cilacap , Polres Cilacap serta dinas instansi dan masyarakat.

Selama 3 Minggu berlangsung TMMD di Desa Palugon, katanya. Partisipasi masyarakat setempat sangat tinggi, sehingga hal ini menggambarkan bahwa TNI benar-benar menyatu dengan masyarakat.

Salah satu bentuk swadaya dan kebersamaan berlangsungnya TMMD adalah warga antusias membantu TNI dalam melaksanakan tugas negara, karena warga juga sadar bahwa kegiatan ini bertujuan untuk membangun Desa mereka.

Kapten Inf. Tasino juga memastikan bahwa dalam beberapa hari ke depan jelang penutupan target pelaksanaan fisik TMMD bisa rampung, sehingga menjelang penutupan kegiatan, seluruh kegiatan baik fisik maupun nonfisik bisa selesai 100 persen.

“Kami bersyukur karena hasil TMMD di Desa Palugon sampai hari ini cukup menggembirakan dan sesuai target. Bahkan kami optimis semua yang kami targetkan baik fisik maupun nonfisik akan selesai tepat waktu,” pungkasnya. (gus/fkc)